Medan, 30 April 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Kependidikan (FISK) Universitas Potensi Utama (UPU) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk "English for Young Learners: Beyond the Textbook – Effective Approaches to Teaching English to Young Learners." Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini menghadirkan pakar pembelajaran bahasa Inggris, Dr. Rahmat Husein, M.Ed., sebagai narasumber utama.
Acara yang digelar di Laboratorium Microteaching Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UPU dan melalui Zoom Room ini diikuti oleh mahasiswa PBI dari seluruh angkatan, serta para guru dan calon pendidik bahasa Inggris dari berbagai latar belakang. Kegiatan ini juga merupakan luaran dari mata kuliah English for Young Learner yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung dari praktisi pendidikan.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Kependidikan, Dr. Ashari P Swondo, S.Pd., M.Hum., dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengajaran bahasa Inggris sejak usia dini.
"Di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi, pendidik bahasa Inggris anak-anak dituntut untuk terus berinovasi. Kuliah umum ini adalah wujud komitmen FISK UPU dalam mencetak pendidik yang adaptif dan kompetitif di kancah global," ujar Dr. Ashari.
Sejalan dengan itu, Dr. Rahmat Husein, M.Ed. dalam paparannya menyoroti berbagai strategi inovatif dan pendekatan pedagogis dalam mengajar bahasa Inggris kepada anak-anak. Beliau juga mengupas secara mendalam tantangan dan peluang yang dihadapi para pendidik dalam membekali generasi muda dengan keterampilan bahasa yang relevan untuk era global.
Salah satu poin menarik yang disampaikan Dr. Rahmat adalah pentingnya pendekatan tematik dan project based learning.
"Anak-anak tidak hanya mengenal kosakata, tetapi juga harus menggunakan bahasa Inggris secara aktif melalui lagu, permainan, aktivitas visual, hingga presentasi sederhana. Pembelajaran yang interaktif, bermakna, dan menyenangkan adalah kunci keberhasilan EYL (English for Young Learners)," jelasnya.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.30 hingga selesai ini berjalan interaktif. Para peserta antusias mengajukan pertanyaan seputar implementasi metode kreatif di kelas dengan keterbatasan fasilitas. Harapannya, kuliah umum ini menjadi solusi bagi calon pendidik untuk menciptakan pembelajaran bahasa Inggris yang tidak hanya berbasis teks, tetapi juga aplikatif dan menyenangkan bagi anak usia dini.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FISK UPU kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu kependidikan yang responsif terhadap kebutuhan zaman, khususnya dalam mempersiapkan generasi pendidik yang unggul dan berdaya saing global.